Seperti dilansir AFP, Senin (21/9/2015), penutupan Menara Eiffel ini terjadi pada Minggu (20/9) waktu setempat, selama beberapa jam. Polisi dan tentara pun dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan menjaga keamanan. Mereka memeriksa seluruh lantai di menara tersebut.
"Seseorang terlihat ada di atas menara dengan membawa tas ransel," tutur seorang sumber otoritas setempat yang memahami insiden ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kerumunan wisatawan yang sudah mengantre untuk masuk ke dalam menara, diminta untuk menjauh. Warga yang ada di sekitar Menara Eiffel terpaksa dievakuasi hingga ke tepi Sungai Seine, yang ada di seberang Eiffel.
Dilaporkan media setempat, Le Figaro seperti dilansir express.co.uk, polisi melihat tiga individu mencurigakan yang membawa tas ransel besar dan harness, semacam tali pengaman yang dipasang di tubuh. Petugas pemadam kebakaran juga dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
"Tapi tidak ditemukan apa-apa," tutur juru bicara Departemen Pemadam Kebakaran setempat.
Kompleks Menara Eiffel akhirnya dibuka kembali pada Minggu (20/9) sekitar pukul 14.25 waktu setempat, setelah ditutup selama 5 jam. Disampaikan kepolisian setempat, penyusup yang terlihat oleh polisi diduga seseorang yang hendak terjun parasut dari menara ikonik itu. Sebelumnya pada tahun 2005 lalu, seorang pria Norwegia tewas saat hendak terjun parasut dari Eiffel. (nvc/ita)











































