Lebih dari 400 siswa sekolah menengah di kota Tianshui, Provinsi Gansu ikut serta dalam simulasi kebakaran dan serangan udara dengan otoritas setempat, pada Jumat (18/9). Simulasi ini menggunakan asap buatan yang ternyata berlangsung di luar kendali.
"Saat simulasi, senapan asap digunakan untuk memunculkan situasi kebakaran seperti sungguhan. Banyak siswa yang batuk-batuk dan muntah setelah menghirup asap," demikian pernyataan pemerintah Tianshui seperti dikutip kantor berita resmi China, Xinhua dan dilansir AFP, Senin (21/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa wilayah di China, termasuk ibukota Beijing dan juga Shanghai menggelar simulasi serangan udara pekan lalu. Simulasi ini dimaksudkan untuk melatih kepekaan warga setempat soal pertahanan nasional.
Simulasi ini digelar usai peringatan 70 tahun berakhirnya Perang Dunia II yang diwarnai parade militer besar-besaran di Beijing pada awal bulan ini. (nvc/ita)











































