Media Wall Street Journal mengutip informasi ini dari salah satu sumber yang disebut paham dengan masalah ini. Lingkup dari investigasi masih belum jelas. Demikian dilansir Reuters, Minggu (20/9/2015).
Baik FBI maupun 1MDB belum menanggapi permintaan komentar atas informasi ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kharuddin dianggap sebagai whistleblower skandal korupsi perusahaan investasi milik negara 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang menyeret PM Najib. Pengacara Khairuddin, Matthias Chang, menyebut penangkapan ini sebagai upaya pemerintah Malaysia untuk membungkam kliennya.
Khairuddin merupakan mantan Ketua DPP UMNO . Dia menyerukan transparansi soal aliran dana dari 1MDB yang disebut-sebut masuk ke rekening pribadi PM Najib, seperti dilaporkan Wall Street Journal pada Juli lalu. Khairuddin telah pergi ke Swiss, Inggris, Prancis dan Hong Kong untuk melaporkan kasus ini, setelah merasa penyelidikan otoritas Malaysia tidak mengalami perkembangan yang berarti.
Otoritas Swiss secara terpisah telah memulai penyelidikan dugaan korupsi dan pencucian uang terkait 1MDB. Penyelidikan difokuskan pada dua eksekutif 1MDB dan juga seseorang yang tidak disebut identitasnya, terkait dugaan korupsi oleh pejabat asing. (imk/nrl)











































