Seperti dilansir AFP, Minggu (20/9/2015), Presiden Kuba Raul Castro menyambut kedatangan Paus asal Argentina di bandara Jose Marti. Paus Fransiskus tiba di Kuba dengan menggunakan pesawat Alitalia.
Paus kemudian disambut oleh sekelompok anak-anak yang membawakannya bunga. Paus berperan dalam pemulihan hubungan bersejarah antara kedua negara sejak Perang Dingin dan Dia meminta Castro bersama Presiden AS Barack Obama untuk menjalin hubungan lebih dekat lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mendesak para pimpinan politik untuk mempertahankan hubungan yang baik ini serta mengembangkan semua potensi untuk merekonsiliasi seluruh dunia," lanjutnya.
Paus juga menjanjikan dukungan gereja bagi masyarakat Kuba yang dibatasi kebebasan sipilnya dibawah rezim komunis. Serta menanggung kesengsaraan berat dalam hal ekonomi di negara tersebut.
Paus Fransiskus juga mengatakan bahwa gereja akan meningkatkan hubungan kerjasama dan persahabatan dengan Kuba. Sehingga gereja dapat terus mendukung dan mendorong harapan orang-orang Kuba.
Ribuan masyarakat Kuba menyambut kedatangan Paus berusia 78 tahun ini. Tampak di jalanan kota Havana, berbagai poster Paus dipajang.
Sebelum Paus Fransiskus, Paus Benediktus XVI juga pernah berkunjung ke Kuba pada tahun 2012. Selain itu, pada tahun 1998, Paus Yohanes Paulus II juga pernah berkunjung ke Kuba.
Direncanakan, pekan depan Paus Fransiskus akan bertolak ke Amerika Serikat. Disana, Paus akan menghadiri dan berbicara di kongres parlemen AS dan sidang umum majelis PBB. (yds/mpr)










































