Kepolisian Rotterdam, Belanda mengerahkan personelnya untuk menangani situasi ini. Dalam pernyataannya, seperti dilansir Reuters dan AFP, Jumat (18/9/2015), kepolisian menyatakan seluruh rangkaian kereta dan beberapa peron telah dikosongkan sebagai langkah pencegahan.
Tidak diketahui pasti maksud dan tujuan penumpang ilegal ini. Namun negosiator didatangkan untuk berbicara dengan penumpang ilegal tersebut. Tim SWAT Belanda juga dikerahkan dan mengepung lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kereta yang dioperasikan oleh Thalys, operator kereta cepat ini berangkat dari Amsterdam menuju Paris, Prancis. Thalys mengoperasi kereta cepat antara Paris dengan Amsterdam melalui Brussels. Kereta cepat ini melintasi rel yang sama dengan kereta yang dilanda serangan pria bersenjata yang akhirnya digagalkan penumpang pada Agustus lalu.
Saksi mata menuturkan, seorang pria melompat masuk ke dalam kereta saat kereta hendak berangkat dan kemudian mengunci diri di dalam toilet kereta. Saat diminta keluar, pria itu menolak.
Akibat insiden ini, terjadi gangguan lalu lintas kereta di sekitar Rotterdam dan diperkirakan ada penundaan jadwal keberangkatan hingga satu jam.
(nvc/ita)










































