Tuntutan itu disampaikan dalam nota diplomatik yang dikirimkan Wakil Menteri Luar Negeri Meksiko Carlos de Icaza kepada Duta Besar Mesir untuk Meksiko, seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (18/9/2015).
"Pemerintah Meksiko menuntut jaminan bahwa para korban serangan tragis dan disesalkan yang terjadi pada 13 September ini, yang semuanya warga sipil tak bersalah dan keluarga mereka, mendapat pembayaran penuh atas kehilangan itu, termasuk kompensasi," demikian statemen Kementerian Luar Negeri Meksiko tanpa menyebutkan angka ganti rugi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut para korban yang selamat, mereka dibombardir oleh sebuah pesawat dan beberapa helikopter. Otoritas Mesir menyatakan, para turis tersebut telah memasuki wilayah yang dinyatakan tertutup. Militer Mesir mengaku salah mengira para turis tersebut sebagai para militan yang sedang mereka kejar.
Namun kepala serikat pemandu wisata Mesir menyatakan, kelompok wisatawan tersebut telah mendapat izin untuk melintasi kawasan tersebut dan disertai oleh pengawalan polisi.
Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto mengecam keras kesalahan fatal yang dilakukan militer Mesir tersebut. Nieto pun mendesak penyelidikan penuh atas insiden tragis tersebut. (ita/ita)











































