Kasus ini menghebohkan Amerika Serikat karena polisi dan guru dianggap diskriminatif. Banyak yang kemudian mendukung Ahmed. Termasuk Presiden AS Barack Obama yang mengundangnya ke Gedung Putih.
Obama puji jam buatan Ahmed (Foto: Dok Twitter) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya harap bisa segera bertemu Presiden," kata Ahmed.
Ahmad juga mengaku senang atas undangan dan dukungan para tokoh seperti CEO Facebook Mark Zuckerberg, bakal calon presiden AS dari Partai Demokrat Hillary Clinton dan NASA. Juga universitas idaman Ahmed, Massachusett Institute of Technology (MIT) yang juga ikut mengundangnya ke sana.
"Saya berharap bisa ke sana," ucapnya
Kasus Ahmed ini membuah heboh Amerika Serikat dan media sosial langsung bereaksi terhadap apa yang menimpa Ahmed. Tagar #IStandWithAhmed pun sempat menjadi trending topic world wide. Banyak yang kemudian mendukung Ahmed. Salah satunya Presiden AS Barack Obama yang mengundangnya ke Gedung Putih.
"Jam yang keren Ahmed. Maukah kamu membawanya ke Gedung Putih? Kita harus menginspirasi lebih banyak anak seperti kamu agar menyukai ilmu sains. Itulah yang membuat Amerika hebat," tulis Obama di Twitter resminya beberapa waktu lalu. (slm/mad)












































Obama puji jam buatan Ahmed (Foto: Dok Twitter)