Hillary menilai, kampanye Trump yang notabene kandidat paling minim pengalaman politik dan tidak memiliki agenda kebijakan spesifik serta gemar bersilat lidah, tergolong menakjubkan karena Trump mampu memimpin polling di AS akhir-akhir ini hingga membuat bingung para pakar politik.
Pernyataan ini disampaikan Hillary saat tampil dalam acara televisi NBC "The Tonight Show with Jimmy Fallon" seperti dilansir AFP, Kamis (17/9/2015). Oleh sang pembawa acara, Jimmy Fallon, Hillary ditanya soal berapa lama kira-kira Trump bisa bertahan dalam pencalonan presiden AS hingga pemilu digelar pada November 2016 mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menurut saya, menakjubkan," tambah Hillary dengan nada sindiran.
Sebagai seorang mantan Ibu Negara ketika suaminya, Bill Clinton menjabat Presiden AS, Hillary menyatakan dirinya tahu bagaimana sulitnya menjadi seorang presiden. Hillary juga sempat menjabat sebagai Menteri Luar Negeri AS di bawah pemerintahan Presiden Barack Obama periode pertama.
"Jadi misalnya, ketika saya sedang duduk dan berpikir, tiba-tiba, Anda ada di Kremlin (kediaman resmi Presiden Rusia). Dan seseorang datang dengan tergesa-gesa dan mengatakan, 'Ya ampun. Apakah Anda sudah mendengar pernyataan Presiden Trump hari ini?' Anda pun menjawab, 'Ya ampun. Apa maksudnya itu?'," cetus Hillary yang kembali menuai tawa penonton. Selama ini Trump memang dikenal kerap melontarkan pernyataan yang kontroversial dan mengundang berbagai reaksi.
Dalam polling beberapa waktu terakhir, Trump dan kandidat bakal capres AS dari Partai Republik lainnya, Ben Carson yang berlatar belakang dokter bedah, mendominasi. Menurut polling terbaru Reuters/Ipsos, Trump bersama Carson mendapat dukungan nyaris separuh atau mendapat 48 persen suara publik. (nvc/ita)











































