Hillary Clinton Sebut Kampanye Donald Trump 'Menakjubkan'

Hillary Clinton Sebut Kampanye Donald Trump 'Menakjubkan'

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 17 Sep 2015 18:16 WIB
Hillary Clinton Sebut Kampanye Donald Trump Menakjubkan
Hillary Clinton dan Donald Trump (Forbes dan Reuters)
New York - Bakal calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Hillary Clinton mengomentari bakal capres AS dari Partai Republik, Donald Trump. Hillary menyebut kampanye Trump 'sangat menakjubkan'.

Hillary menilai, kampanye Trump yang notabene kandidat paling minim pengalaman politik dan tidak memiliki agenda kebijakan spesifik serta gemar bersilat lidah, tergolong menakjubkan karena Trump mampu memimpin polling di AS akhir-akhir ini hingga membuat bingung para pakar politik.

Pernyataan ini disampaikan Hillary saat tampil dalam acara televisi NBC "The Tonight Show with Jimmy Fallon" seperti dilansir AFP, Kamis (17/9/2015). Oleh sang pembawa acara, Jimmy Fallon, Hillary ditanya soal berapa lama kira-kira Trump bisa bertahan dalam pencalonan presiden AS hingga pemilu digelar pada November 2016 mendatang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya pikir dia akan bertahan lama, selama yang dia mau. Dan dia sangat bagus. Saya menikmati saat menyaksikannya," jawab Hillary, yang disambut tawa penonton.

"Menurut saya, menakjubkan," tambah Hillary dengan nada sindiran.

Sebagai seorang mantan Ibu Negara ketika suaminya, Bill Clinton menjabat Presiden AS, Hillary menyatakan dirinya tahu bagaimana sulitnya menjadi seorang presiden. Hillary juga sempat menjabat sebagai Menteri Luar Negeri AS di bawah pemerintahan Presiden Barack Obama periode pertama.

"Jadi misalnya, ketika saya sedang duduk dan berpikir, tiba-tiba, Anda ada di Kremlin (kediaman resmi Presiden Rusia). Dan seseorang datang dengan tergesa-gesa dan mengatakan, 'Ya ampun. Apakah Anda sudah mendengar pernyataan Presiden Trump hari ini?' Anda pun menjawab, 'Ya ampun. Apa maksudnya itu?'," cetus Hillary yang kembali menuai tawa penonton. Selama ini Trump memang dikenal kerap melontarkan pernyataan yang kontroversial dan mengundang berbagai reaksi.

Dalam polling beberapa waktu terakhir, Trump dan kandidat bakal capres AS dari Partai Republik lainnya, Ben Carson yang berlatar belakang dokter bedah, mendominasi. Menurut polling terbaru Reuters/Ipsos, Trump bersama Carson mendapat dukungan nyaris separuh atau mendapat 48 persen suara publik. (nvc/ita)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads