Para penyerang dalam sebuah kendaraan menembaki Jenderal Khaled Kamal Osman saat inspeksi unit kepolisian di El-Arish, ibukota Sinai Utara pada Rabu, 16 September malam waktu setempat. Para penyerang kabur setelah polisi membalas tembakan.
Demikian disampaikan Kementerian Dalam Negeri Mesir seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (17/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasukan keamanan Mesir telah berupaya menghentikan serangan-serangan militan di wilayah Sinai yang meningkat sejak militer menggulingkan Presiden Mohamed Morsi pada tahun 2013. Otoritas Mesir menyatakan, para militan telah menewaskan ratusan polisi dan tentara Mesir dalam serangan-serangan tersebut. Kebanyakan serangan itu diklaim oleh militan ISIS.
Kelompok ISIS menegaskan, serangan-serangan tersebut sebagai respons atas operasi penangkapan yang dilakukan otoritas Mesir sejak Morsi terguling. Operasi antimilitan tersebut telah menewaskan setidaknya 1.400 orang dan ribuan orang dipenjara.
Pekan lalu, militer Mesir melancarkan operasi besar-besaran untuk memberantas militan di Sinai dan mengklaim telah menewaskan lebih dari 200 militan dalam operasi tersebut.
(ita/ita)











































