"Mereka dalam kondisi sehat. Mereka mengatakan ke-16 orang lainnya juga dalam kondisi sehat," kata Duta Besar Turki untuk Irak, Faruk Kaymakci seperti dikutip kantor berita Reuters, Rabu (16/9/2015).
Para pekerja Turki tersebut muncul dalam sebuah video beberapa hari setelah penculikan mereka. Mereka diculik sekelompok bersenjata yang menggunakan slogan syiah yang familiar, dan mengancam akan menyerang kepentingan Turki di Irak jika tuntutan mereka tidak dipenuhi. Tidak jelas apakah para pria bersenjata itu merupakan anggota kelompok terorganisir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pejabat-pejabat setempat hanya mengkonfirmasi pembebasan kedua pria itu. Juru bicara kepolisian Basra, Kolonel Kareem al-Zaidi mengatakan, mereka telah dibebaskan pada Selasa, 15 September malam waktu setempat.
Menurut anggota dewan provinsi setempat, Jaber al-Saedi, keduanya ditemukan di depan sebuah rumah sakit yang sedang dibangun perusahaan Turki.
(ita/ita)











































