Seperti dilansir media setempat, The Star, Rabu (16/9/2015), bentrokan terjadi setelah demonstran bersikeras untuk masuk ke kawasan Petaling Street, yang diblokir polisi. Demonstran bahkan mengancam akan mengobrak-abrik barikade polisi.
Dua demonstran dan satu polisi dilaporkan mengalami luka-luka dalam bentrokan itu. Ketiganya tengah menjalani perawatan medis.
Polisi harus menggunakan meriam air untuk memukul mundur demonstran yang nekat masuk ke kawasan Petaling Street. Demonstran di kawasan ini sempat melemparkan botol ke arah polisi, saat bentrokan terjadi.
Sementara itu, dua orang demonstran Kaus Merah ditangkap polisi di kawasan Bukit Bintang. Kedua pria yang tidak disebut identitasnya ini, diamankan dan digiring ke truk polisi pada Rabu (16/9) sore. Belum ada pernyataan resmi dari kepolisian terkait penangkapan dua demonstran ini.
Demonstran di Bukit Bintang juga terlibat bentrok dengan polisi setelah mereka dilarang melintas. Namun setelah dilakukan perundingan, polisi mengizinkan demonstran untuk masuk ke kawasan Bukit Bintang dan melanjutkan long march ke Padang Merbok.
Di Padang Merbok, ribuan demonstran telah berkumpul sejak Rabu (16/9) siang untuk mendengarkan pidato dan puisi. Aksi ini juga digelar dalam rangka Malaysia Day, untuk memperingati berdirinya federasi Malaysia pada 16 September 1963 silam. (nvc/ita)











































