Data terbaru ini disampaikan pemerintah Meksiko setelah mempelajari jasad enam korban tewas lainnya yang tadinya belum teridentifikasi.
Menteri Luar Negeri Meksiko Claudia Ruiz Massieu pada Selasa, 15 September pergi ke Kairo, Mesir untuk membawa jasad-jasad korban dan para korban yang terluka kembali ke Meksiko.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut sumber keamanan Mesir, ketika para turis mencoba keluar dari mobil untuk menyelamatkan diri, pasukan militer yang berada di darat menembaki mereka.
Saat kejadian pada Minggu, 13 September waktu setempat tersebut, para turis Meksiko dan Mesir yang berjumlah 22 orang tersebut baru saja memarkir empat kendaraan mereka di dekat oasis Bahariya, kawasan wisata di gurun pasir barat. Namun saat itulah, pesawat militer Mesir tiba-tiba membombardir mereka.
Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi telah menelepon Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto untuk menyampaikan belasungkawa dan memastikan bahwa Mesir akan memberikan semua bantuan yang bisa diberikan untuk para korban yang terluka.
Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shukri juga menulis surat terbuka untuk rakyat Meksiko mengenai ucapan dukacita dan simpatinya untuk rakyat Meksiko, namun tidak menyampaikan permintaan maaf.
(ita/ita)











































