Dalam pernyataan yang disampaikan kantor berita resmi Korut, Korean Central News Agency (KCNA) seperti dilansir CNN, Selasa (15/9/2015), seorang pejabat Korut menyatakan bahwa otoritasnya tengah meningkatkan persenjataan nuklir baik dalam kualitas maupun kuantitas.
"Jika AS dan negara lain bersikeras menerapkan kebijakan permusuhan terhadap DPRK (Korut) dan bertindak jahat, DPRK siap untuk melawan mereka dengan senjata nuklir kapan saja," ucap Direktur Institut Energi Atom Korut seperti dikutip KCNA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peringatan semacam ini bukan yang pertama kali dilakukan otoritas Korut terhadap AS. Sebelum-sebelumnya, Korut merilis peringatan semacam ini untuk mencari perhatian. Keraguan besar tetap muncul terkait teknologi rudal Korut, terutama soal apakah benar bisa rudal Korut mencapai wilayah AS.
Dalam indikasi hendak meningkatkan kemampuan rudalnya, pada Senin (14/9), Korut menyatakan rencananya untuk meluncurkan lebih banyak satelit. Padahal sesuai dengan resolusi Dewan Keamanan PBB, Korut dilarang melakukan peluncuran rudal balistik jenis apapun.
Otoritas Korut tidak secara jelas menyatakan kapan peluncuran satelit ini dilakukan. Namun para pengamat memperkirakan bahwa Korut akan meluncurkan roket jarak jauh yang mampu membawa satelit pada Oktober mendatang, tepat saat peringatan 70 tahun Partai Pekerja Korut. (nvc/nrl)











































