Seperti dilansir kantor berita Iran, Fars News Agency (FNA), Selasa (15/9/2015), Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi Iran, Mahmoud Vaezi menuturkan bahwa Dr Ahmad Hatami dari Pusat Riset Antariksa Iran merupakan salah satu korban tewas dalam tragedi di Masjidil Haram tersebut.
Vaezi menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian Hatami. Vaezi juga menyatakan belasungkawa untuk keluarga Hatami serta komunitas teknologi luar angkasa dan IT di Iran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam tragedi yang terjadi pada Jumat (11/9) tersebut, total 111 orang tewas dan 238 orang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, delapan korban tewas di antaranya merupakan warga negara Iran. Sedangkan 32 warga Iran lainnya menjadi korban luka.
Hingga kini, penyebab jatuhnya crane berukuran raksasa itu masih belum diketahui pasti. Penyelidikan masih terus dilakukan oleh otoritas Saudi.
Pada Minggu (13/9), Ketua Parlemen Iran Ali Larijani menyalahkan otoritas Saudi yang dianggap lalai, sebagai penyebab utama tragedi ini. "Pemerintah Saudi seharusnya mempersiapkan segala yang diperlukan untuk menjamin keselamatan para jemaah," ucapnya. (nvc/ita)











































