Warga Israel Tewas Kecelakaan Setelah Dilempari Batu, PM Netanyahu Berang

Warga Israel Tewas Kecelakaan Setelah Dilempari Batu, PM Netanyahu Berang

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 14 Sep 2015 19:51 WIB
Warga Israel Tewas Kecelakaan Setelah Dilempari Batu, PM Netanyahu Berang
Ilustrasi (heathertruett/Pixabay)
Yerusalem - Ketegangan antara warga Palestina dengan Israel kembali memuncak di wilayah Yerusalem. Seorang warga Israel tewas setelah mobilnya dilempari batu saat melintasi wilayah tersebut.

Seperti dilansir Reuters, Senin (14/9/2015), dalam insiden ini, warga Israel yang tidak disebut identitasnya ini kehilangan kendali atas mobilnya pada Minggu (13/9) setelah dilempari batu. Warga Israel ini mengalami luka-luka hingga akhirnya tewas pada Senin (14/9) pagi. Tidak diketahui secara pasti penyebab pelemparan batu ini.

Beberapa jam kemudian, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menggelar rapat darurat untuk mempertimbangkan hukuman yang lebih berat bagi pelaku pelemparan baru, yang menjadi simbol perlawanan warga Palestina terhadap pendudukan Israel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PM Netanyahu menyatakan, pihaknya akan menggelar rapat dengan jajaran menterinya pada Selasa (15/9) waktu setempat. Rapat ini secara khusus digelar untuk mencari cara memberantas aksi pelemparan batu dan juga pelemparan bom molotov yang marak terjadi di wilayah Yerusalem.

"(PM Netanyahu) Berencana memerangi fenomena ini dengan berbagai cara, termasuk menerapkan hukuman lebih berat dan penindakan lebih tegas," demikian disampaikan seorang pejabat pada kantor PM Israel.

Kepolisian Israel menangkap beberapa warga Palestina yang kedapatan melemparkan batu dan tongkat besi terhadap polisi dan tentara Israel di kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem.

Kepolisian Israel telah menggerebek area tersebut sehari sebelumnya, atau pada Minggu (13/9) waktu setempat. Polisi Israel sempat menggunakan gas air mata dan granat cahaya untuk membubarkan pemuda-pemuda Palestina, yang menurut otoritas Israel, berusaha mengganggu kunjungan warga dan turis Yahudi dalam rangka liburan Rosh Hashana, atau Tahun Baru Yahudi yang dimulai saat matahari terbenam pada Minggu (13/9). (nvc/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads