Inggris akan Tampung Pengungsi Suriah, PM Cameron Sambangi Libanon

Inggris akan Tampung Pengungsi Suriah, PM Cameron Sambangi Libanon

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 14 Sep 2015 18:52 WIB
Inggris akan Tampung Pengungsi Suriah, PM Cameron Sambangi Libanon
Foto: REUTERS/Stefan Rousseau/Pool
Beirut - Perdana Menteri Inggris David Cameron mengunjungi pengungsi Suriah di Libanon. Kunjungan ini selang seminggu setelah Inggris menyatakan akan menampung hingga 20 ribu pengungsi Suriah, namun yang menempati kamp pengungsi.

Sejak pecah pada tahun 2011, konflik Suriah telah memaksa lebih dari 4 juta orang mengungsi ke negara lain, seperti Turki, Yordania dan juga Libanon. Para pengungsi Suriah ini juga memilih negara-negara Eropa sebagai tujuan pengungsian mereka.

Libanon yang sejauh ini menampung lebih dari 1 juta pengungsi Suriah, menyerukan kepada negara-negara lain untuk ikut menampung pengungsi. PM Cameron yang mendapat tekanan dari banyak pihak, akhirnya bersedia menampung lebih banyak pengungsi. Namun Inggris hanya akan menampung para pengungsi yang telah ditampung di kamp, bukan pengungsi yang menempuh perjalanan berbahaya menuju daratan Eropa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti dilansir Reuters, Senin (14/9/2015), PM Cameron mengunjungi pengungsi Suriah yang ditampung di kamp di wilayah Bekaa Valley, Libanon. Di kamp ini, para pengungsi tidak mendapat akses terhadap listrik dan air bersih. Dalam kunjungannya ini, PM Cameron juga bertemu dengan Perdana Menteri Libanon, Tammam Salam di Beirut. PM Cameron memuji kemurahan hati dan ketahanan warga Libanon dalam menangani krisis imigran.

"Saya ada di Bekaa Valley, untuk melihat langsung penanganannya dan bertemu dengan beberapa pengungsi Suriah yang akan ditampung di Inggris. Saya mengakui bahwa krisis kemanusiaan di Suriah menempatkan tekanan besar pada negara Anda," tuturnya.

PM Salam menuturkan, Libanon kini menampung sekitar 1,5 juta pengungsi. PM Salam juga mengakui bahwa pihaknya berjuang keras untuk menangani gelombang besar imigran dari Suriah, yang merupakan negara tetangganya.

"Kami meyakini bahwa krisis pengungsi yang mencapai wilayah Eropa saat ini merupakan fenomena yang tidak dihentikan hingga kita menemukan solusi politik untuk mengakhiri perang di Suriah," ucapnya.

Inggris telah menjanjikan bantuan 100 juta poundsterling atau setara Rp 2,2 triliun untuk membantu pengungsi di beberapa negara. Dari jumlah tersebut, sekitar 29 juta poundsterling (Rp 638 miliar) akan diberikan untuk Libanon. (nvc/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads