Kapal imigran ini tenggelam di dekat Pulau Farmakonisi pada Minggu (13/9) waktu setempat. Seperti dilansir AFP, Senin (14/9/2015), empat bayi dan 11 anak-anak, yang terdiri atas enam anak laki-laki dan lima anak perempuan termasuk dalam korban tewas.
Sekitar 8 korban tewas di antaranya ditemukan petugas patroli pantai masih ada di dalam kapal. Total ada 34 orang yang ditemukan tewas, sedangkan 68 orang lainnya diselamatkan hidup-hidup oleh petugas patroli pantai Yunani. Sebanyak 30 orang lainnya menyelamatkan diri ke tepi pantai dengan berenang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapal militer milik Angkatan Laut Yunani membawa jasad korban tewas ke Rhodes, sedangkan para korban selamat dibawa ke Leros, Dodecanese, salah satu pulau terbesar di wilayah Yunani.
Insiden kapal tenggelam ini terjadi setelah insiden kapal imigran lainnya yang menewaskan salah satu balita imigran asal Suriah, yang fotonya saat terdampar di pantai Turki memicu keprihatinan dunia.
Organisasi Migrasi Internasional (IOM) mencatat, sepanjang tahun 2015 ini, lebih dari 430 ribu imigran dan pengungsi melintasi Laut Mediterania menuju wilayah Eropa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.748 imigran di antaranya tewas atau hilang di tengah perjalanan. (nvc/ita)











































