Korban Tewas dalam Tragedi Crane di Masjidil Haram Jadi 111 Orang

Korban Tewas dalam Tragedi Crane di Masjidil Haram Jadi 111 Orang

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 14 Sep 2015 10:31 WIB
Korban Tewas dalam Tragedi Crane di Masjidil Haram Jadi 111 Orang
Foto: REUTERS/Mohamed Al Hwaity
Riyadh - Korban tewas dalam insiden jatuhnya crane di Masjidil Haram di Makkah, Arab Saudi bertambah menjadi total 111 orang. Sedangkan lebih dari 200 orang lainnya mengalami luka-luka. Penyelidikan soal insiden tragis ini masih dilakukan oleh otoritas Saudi.

"Siapapun yang bertanggung jawab (atas tragedi ini) akan diadili," tutur Raja Arab Saudi, Salman melalui akun Twitter-nya, seperti dilansir media setempat, Arab News, Senin (14/9/2015),

Raja Salman menjanjikan penyelidikan insiden ini secara menyeluruh demi mencari tahu penyebab jatuhnya crane di Masjidil Haram pada Jumat (11/9) waktu setempat. Dugaan sementara menyebut, crane tersebut terjungkal akibat angin kencang yang melanda lokasi kejadian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengenai korban tewas, otoritas Saudi belum mengungkapkan secara resmi asal kewarganegaraan mereka. Pemerintah Indonesia melalui Kepala Daerah Kerja Makkah Arsyad Hidayat, memastikan sedikitnya 10 warga negara Indonesia (WNI) tewas dalam insiden ini.

Sedangkan Arab News melaporkan, 11 warga negara Pakistan, 11 warga negara India serta 2 warga negara Inggris berada di antara korban tewas. Seluruh jasad korban disemayamkan di kamar mayat di Mina.

"Kami memastikan 2 warga negara Inggris tewas dalam insiden jatuhnya crane," tutur CEO Dewan Haji Inggris (CBHUK), Rashid Mogradia kepada Arab News.

Sekitar 10 ribu jemaah haji dari Inggris kini tengah berada di Makkah, sedangkan sekitar 10 ribu jemaah lainnya baru akan tiba pekan depan.

Dilaporkan AFP dan Reuters, para korban luka mencapai 238 orang, termasuk jemaah haji dari Malaysia, Mesir, Iran, Turki, Afghanistan dan Pakistan. Saudi Press Agency (SPA) menyatakan, Raja Salman telah mengunjungi para korban luka yang ada di rumah sakit setempat. (nvc/ita)


Berita Terkait