Gempa juga membuat sistem kereta bawah tanah di Tokyo sempat terhenti. Menurut badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), pusat gempa berkekuatan 5,4 Skala Richter (SR) ini berada di Tokyo Bay.
Gempa ini terjadi pada Sabtu sekitar pukul 05.49 waktu setempat. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (12/9/2015).
Media lokal, Yomiuri Shimbun memberitakan, jumlah korban luka akibat gempa ini sebanyak 15 orang, termasuk seorang nenek berumur 83 tahun. Dia mengalami patah kaki setelah terjatuh dari tempat tidur saat gempa mengguncang.
Menurut media NHK, gempa juga menyebabkan pipa-pipa air di beberapa daerah pecah.
Badan Meteorologi Jepang menyatakan tak ada peringatan tsunami terkait gempa ini. Namun diingatkan bahwa gempa susulan mungkin terjadi di Tokyo dalam beberapa hari ini. Warga pun diimbau untuk tetap waspada. (ita/ita)











































