Seperti dilansir AFP, Jumat (11/9/2015), video ini direkam diam-diam oleh seorang relawan Austria yang berkunjung ke kamp pengungsi Roszke pada Rabu (9/9) waktu setempat. Video ini menunjukkan sekitar 150 pengungsi yang berkerumun untuk mendapat makanan yang diberikan polisi Hungaria.
Polisi yang mengenakan helm dan masker ini melemparkan makanan berupa roti lapis ke kerumunan pengungsi. Hal ini dilakukan dengan pembatas pagar besi yang dipasang di dalam ruang penampungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sungguh seperti binatang sedang diberi makan di dalam kandang, seperti Guantanamo di Eropa," tutur Klaus Kufner, seorang relawan yang ikut bersama relawan wanita yang merekam adegan ini.
Kufner menuturkan kepada AFP, bahwa dirinya dan relawan wanita bernama Michaela Spritzendorfer sengaja mendatangi Roszke untuk membawa makanan, pakaian dan obat-obatan untuk para pengungsi. Namun apa yang dilihatnya di dalam kamp sungguh mengagetkannya.
"Sunguh tidak manusiawi dan sebenarnya orang-orang ini tidak berebut makanan meskipun mereka sangat lapar," tutur Spritzendorfer yang juga istri anggota dewan kota Wina dari Partai Hijau Austria.
Hungaria sebelumnya menuai kritik dari Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) atas kondisi mengerikan di kamp pengungsi Roszke. Hungaria juga menerapkan aturan keras terhadap para pengungsi dan imigran yang nekat melewati perbatasannya tanpa izin.
(nvc/ita)











































