Israel Kecam Pengibaran Bendera Palestina di Markas PBB

Israel Kecam Pengibaran Bendera Palestina di Markas PBB

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 11 Sep 2015 10:53 WIB
Israel Kecam Pengibaran Bendera Palestina di Markas PBB
Ilustrasi (Getty Images/David Silverman)
New York - Israel bereaksi keras terhadap hasil voting Sidang Majelis Umum PBB yang menyetujui pengibaran bendera Palestina di markas besar badan dunia itu. Pemerintah Israel menyebut Palestina telah memanipulasi PBB untuk kepentingan politiknya.

"Secara sinis, memanipulasi PBB untuk mencapai tujuan politiknya," sebut Duta Besar Israel untuk PBB, Ron Prosor menanggapi hasil voting Sidang Majelis Umum PBB tersebut, seperti dilansir AFP, Jumat (11/9/2015).

"Tidak ada voting yang bisa mengubah hal simbolis kosong menjadi sebuah negara," imbuhnya, mengkritik Palestina yang sangat ingin diakui sebagai sebuah negara oleh dunia internasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dunia internasional harus memperjelas kepada Palestina, bahwa satu-satunya cara untuk mencapai status negara ialah melalui perundingan langsung," sebut Prosor.

Prosor juga mengatakan, hasil voting Sidang Majelis PBB ini tidak akan banyak membantu rakyat Palestina. "Mungkin memenuhi kepentingan pemimpin Palestina, tapi tidak akan membantu rakyat Palestina," ucapnya.

Hasil voting Sidang Majelis Umum PBB pada Kamis (10/9) menunjukkan 119 negara anggota menyetujui resolusi Palestina soal pengibaran benderanya dan bendera Vatikan di markas PBB. Palestina dan Vatikan sama-sama berstatus negara pengamat non-anggota. Delapan negara lainnya menolak resolusi itu, termasuk Israel, Amerika Serikat, Kanada dan Australia. Kemudian 45 negara memutuskan abstain, termasuk Inggris, Jerman, Austria, Finlandia, Belanda.

Prosor juga mengkritisi Sidang Majelis Umum PBB yang memutuskan untuk mengadopsi resolusi yang diajukan Palestina tersebut. "Sidang Majelis PBB akan memilih untuk menyatakan Bumi ini rata jika Palestina mengajukan permohonannya," sindir Prosor. (nvc/ita)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads