Menurut organisasi pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (10/9/2015), militan ISIS menggunakan setidaknya dua bom mobil dalam serangan terbarunya di pangkalan udara yang berada di dekat kota Deir al-Zor tersebut.
Disebutkan Observatory, setidaknya 23 militan ISIS dan 18 tentara Suriah tewas dalam baku tembak tersebut. Pangkalan udara yang diserang ISIS itu merupakan salah satu basis pertahanan terakhir rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad di wilayah Suriah timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya pada Rabu, 9 September, stasiun televisi pemerintah Suriah melaporkan, pasukan pemerintah telah meninggalkan pangkalan udara Abu al-Duhur di provinsi Idlib setelah kalah dalam pertempuran melawan pemberontak termasuk kelompok Nusra Front yang terkait al-Qaeda. Selama dua tahun terakhir ini, para pemberontak Suriah terus mengepung pangkalan udara tersebut. (ita/ita)











































