Sebelum dibunuh, komandan senior ini telah menculik banyak wanita secara keji dan memaksa mereka berhubungan seks dengan para miitan ISIS.
Menurut News.com.au, Kamis (10/9/2015), komandan yang hanya dikenal dengan nama samaran Abu Anas tersebut, dibunuh pada Sabtu, 5 September lalu oleh seorang wanita Irak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Saeed, wanita itu telah dipaksa melayani beberapa militan ISIS yang menjadi anak buah Anas. Tidak diketahui apa yang terjadi dengan wanita itu setelah penembakan tersebut. Dia diyakini sebagai warga minoritas Yazidi.
Yazidi merupakan kaum minoritas agama di Suriah dan Irak yang telah menjadi target kekejian ISIS. Sekitar 5.270 warga Yazidi dilaporkan diculik ISIS tahun 2014 lalu, dan hingga saat ini lebih dari 3.000 orang di antaranya masih disekap kelompok radikal Sunni itu.
Para militan ISIS dikenal kerap melakukan pemerkosaan terhadap wanita dan anak-anak perempuan yang mereka culik. ISIS dilaporkan menggunakan pemerkosaan tersebut sebagai senjata untuk menunjukkan kekuasaan dan kekejaman terhadap para sandera. (ita/ita)











































