Pria berumur 61 tahun itu melontarkan ancaman peledakan tersebut saat melakukan checking bagasi di loket penerbangan pada Rabu, 9 September. Kepolisian Malaysia telah menahan WNI yang tidak disebutkan namanya itu.
Menurut saksi mata seperti dilansir media Malaysia, New Straits Times, Kamis (10/9/2015), pria lanjut usia itu menjadi marah ketika diminta mengeluarkan beberapa barang dari dalam kopernya. Ini dikarenakan kopernya telah melebihi berat bagasi yang diizinkan maskapai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Staf yang khawatir kemudian segera menelepon polisi. Polisi berhasil menahan dia di terminal pada sekitar pukul 15.00," imbuhnya.
Sebuah sumber mengatakan, pria WNI itu datang ke Penang untuk menjalani pengobatan medis. Namun tidak diketahui penyakit apa yang dideritanya. (ita/ita)










































