Seperti dilansir AFP, Kamis (10/9/2015), Menteri Luar Negeri AS John Kerry telah bertemu dengan anggota parlemen untuk membahas rencana pembuatan permukiman yang bisa menampung pengungsi lebih banyak lagi. Kemungkinan akan terjadi perdebatan terkait pengeluaran dana program ini.
"Kami berkomitmen untuk menambah jumlah pengungsi yang kita selamatkan, dan kami sedang berupaya keras untuk dapat menentukan berapa jumlah yang bisa kita bantu sehubungan dengan krisis di Suriah dan Eropa," ujar Kerry.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini tidak semata-mata untuk para pengungsi Irak dan Suriah yang bergerak melalui Eropa, meskipun itu memang masalah besar yang menjadi perhatian saat ini," katanya kepada wartawan.
Sejak konflik meletus di Suriah 4 tahun lalu, AS hanya menerima 1.500 dari 15.000 pengungsi. Sebagian besar pengungsi diminta untuk kembali pulang ke negara asal mereka.
Publik lantas terkejut dengan beredarnya foto banyak pengungsi yang tenggelam dalam perjalanan pulang tersebut. Amerika lantas ada dalam tekanan dan diminta mengambil langkah cepat.
(rna/fdn)










































