Keributan kecil sempat terjadi dengan aparat polisi saat para demonstran terus bergerak ke jalan utama di luar kediaman PM Inggris David Cameron di Downing Street. Cameron akan menggelar pertemuan dengan Netanyahu pada Kamis, 10 September pagi waktu setempat.
Sebelum kedatangan Netanyahu ini, sekitar 107.000 orang di Inggris telah menandatangani petisi online untuk penangkapan pemimpin negeri Yahudi itu. Netanyahu dituduh telah melakukan kejahatan perang terkait pertempuran antara militer Israel dengan kelompok Hamas di Gaza pada tahun 2014 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami di sini untuk berdemo dan supaya dia tahu bahwa dia tidak disambut di negara kami," ujarnya seperti kantor berita Reuters, Rabu (9/9/2015).
Terkait petisi online itu, pemerintah Inggris telah menyatakan, para kepala negara yang berkunjung ke negeri itu memiliki imunitas dari proses hukum, dan oleh karenanya tak bisa ditangkap.
Dalam perang di Gaza tahun 2014 itu, sekitar 2.100 warga Palestina tewas, yang kebanyakan warga sipil termasuk lebih dari 500 anak-anak. Di pihak Israel, sebanyak 73 orang termasuk, nyaris seluruhnya tentara.
Sementara itu, di lokasi yang tak jauh dari aksi demo anti-Israel tersebut, sekitar 50 demonstran pro-Israel berkumpul sembari melambai-lambaikan bendera Israel. PM Netanyahu dijadwalkan berada di Inggris selama dua hari. (ita/ita)











































