Mahathir Siap Diperiksa Polisi Terkait Komentar Anti-PM Najib

Mahathir Siap Diperiksa Polisi Terkait Komentar Anti-PM Najib

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 09 Sep 2015 16:20 WIB
Mahathir Siap Diperiksa Polisi Terkait Komentar Anti-PM Najib
Mahathir Mohamad saat ikut demo Bersih 4.0 (Reuters/Olivia Harris)
Kuala Lumpur - Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir yang baru kembali dari luar negeri, mengaku siap menghadapi interogasi polisi. Mahathir dipanggil polisi Malaysia terkait komentarnya soal Perdana Menteri Najib Razak dalam unjuk rasa antipemerintah.

Mahathir berulang kali menyerukan agar PM Najib mengundurkan diri dari jabatannya, terkait skandal korupsi dan penyelewengan pengelolaan perusahaan investasi milik negara, 1Malaysia Development Berhad (1MDB). Demikian seperti dilansir Reuters, Rabu (9/9/2015).

Seruan keras Mahathir ini memicu kekhawatiran perpecahan dalam tubuh United Malays National Organisation (UMNO), yang merupakan partai politik terbesar di Malaysia. Sebabnya, Mahathir yang berusia 90 tahun ini masih menjadi tokoh berpengaruh di Malaysia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengejutkan banyak pihak di UMNO ketika hadir dalam unjuk rasa Bersih di Kuala Lumpur yang diikuti puluhan ribu demonstran, bulan lalu. Dalam unjuk rasa yang dinyatakan ilegal itu, Mahathir menyebut PM Najib sebagai pemimpin korup dan menyebut banyak orang tak menginginkannya sebagai PM.

Kepolisian Malaysia menyebut komentar Mahathir itu layak diselidiki. Namun Mahathir yang pernah menjabat sebagai PM Malaysia terlama ini tetap tenang.

"Selidiki saja...itu pekerjaan mereka," tutur Mahathir kepada wartawan dan puluhan pendukungnya yang berkumpul di Bandara Kuala Lumpur, yang menyambutnya pulang dari perjalanan pribadi ke Yordania.

Ketika ditanya kemungkinan dirinya bisa ditahan, Mahathir menjawab: "Saya pikir mereka tidak seharusnya (menahan), tapi saya akan patuh." (nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads