Kelompok terlarang Partai Pekerja Kurdistan (PKK) dituding mendalangi serangan bom yang terjadi hari Selasa ini.
Menurut kantor berita resmi Turki, Anatolia seperti dilansir AFP, Selasa (8/9/2015), saat kejadian, para polisi tersebut tengah dalam perjalanan menuju pos perbatasan Dilucu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas serangan itu, Perdana Menteri Ahmet Davutoglu bersumpah akan memusnahkan para militan PKK dari gunung-gunung di wilayah Turki timur yang menjadi basis-basis mereka. "Para teroris ini harus dimusnahkan dari gunung-gunung," cetus Davutoglu.
Sebagai respons atas serangan di Daglica itu, pesawat-pesawat tempur Turki melancarkan operasi udara besar-besaran di wilayah Irak utara. Menurut media Anatolia, setidaknya 40 pemberontak PKK tewas dalam serangan udara itu. Lebih dari 50 jet tempur Turki dilibatkan dalam operasi udara yang berlangsung enam jam itu. (ita/ita)











































