Pria Turki Ditahan Terkait Kematian Bocah Imigran Suriah

Pria Turki Ditahan Terkait Kematian Bocah Imigran Suriah

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 08 Sep 2015 12:18 WIB
Pria Turki Ditahan Terkait Kematian Bocah Imigran Suriah
Bocah imigran Suriah yang tewas, digendong polisi Turki (REUTERS/Nilufer Demir/DHA)
Istanbul - Otoritas Turki menahan tersangka kelima terkait kematian 12 imigran Suriah, termasuk bocah imigran berumur 3 tahun. Foto jasad bocah imigran asal Suriah itu menjadi simbol tragedi kemanusiaan.

Tersangka kelima disebut sebagai warga negara Turki dan ditahan di kota Bodrum, wilayah wisata Aegean. Tersangka dijerat dakwaan penyelundupan manusia dan menyebabkan banyak kematian. Demikian dilaporkan kantor berita Anatolia dan dilansir AFP, Selasa (8/9/2015).

Empat tersangka lainnya telah lebih dulu ditangkap pekan lalu dan dijerat dakwaan yang sama. Namun keempatnya disebut sebagai warga negara Suriah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedikitnya 12 imigran tewas tenggelam pada Rabu (2/9), ketika dua kapal yang mereka tumpangi karam di perairan Turki. Kapal-kapal imigran ini tengah menyeberangi Laut Aegean untuk mencapai daratan Eropa, khususnya Yunani.

Namun perhatian tertuju pada bocah 3 tahun bernama Aylan yang jasadnya terdampar di tepi pantai Turki. Foto jasad Aylan menyebar luas melalui media sosial dan memicu keprihatinan publik. Kakak laki-lakinya yang berusia 4 tahun dan ibunya, Rihana juga tewas dalam insiden yang sama.

Hanya sang ayah, Abdullah yang berhasil selamat dan kini kembali ke Kobane, Suriah, asal mereka.

Penemuan jasad Aylan ini menjadi titik balik bagi krisis kemanusiaan global. Ratusan ribu pengungsi lainnya, sebagian besar dari Suriah, Afghanistan, Pakistan dan negara Afrika berniat memulai hidup baru di wilayah Eropa. Tidak sedikit yang nekat menyeberangi lautan hanya dengan kapal kecil dan berisiko mengancam nyawa. (nvc/ita)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads