"Dia ditangkap terkait kasus korupsi yang melibatkan surat lisensi tanah ilegal," ujar seorang pejabat keamanan Mesir seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (8/9/2015).
"Dia sedang dalam penyelidikan," imbuh pejabat yang tidak disebutkan namanya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kantor kejaksaan menyatakan, pihaknya tengah menyelidiki pejabat-pejabat Kementerian Pertanian termasuk Helal, atas kecurigaan menerima suap sebagai imbalan atas pemberian lisensi tanah. Demikian diberitakan kantor berita resmi Mesir, MENA.
Kejaksaan tidak menjelaskan lebih detail hanya menyebutkan bahwa Helal saat ini dalam penahanan.
Mesir telah mulai melakukan serangkaian reformasi, yang dimaksudkan untuk memperkuat ekonomi yang hancur akibat goncangan politik sejak penggulingan presiden Hosni Mubarak pada tahun 2011. Namun upaya terbaru untuk mereformasi pertanian tampaknya kacau.
Pada Juli lalu, kementerian yang dipimpin Helal melarang impor kapas, yang disebutkan bertujuan untuk meningkatkan produksi lokal. Namun delapan hari kemudian, kabinet mengubah keputusan itu dengan alasan untuk mengembangkan perkebunan kapas dan mendukung para petani. (ita/ita)











































