Kepala tim pencari dan penyelamat dari badan maritim Malaysia, Robert Teh mengatakan, kebanyakan korban tewas adalah pria. Hanya 20 orang yang berhasil diselamatkan dalam musibah itu.
"Jika tak ada lagi jasad yang ditemukan hari ini, kami mungkin akan menghentikan pencarian dan melanjutkan operasi besok," ujar Teh seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (7/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapal kayu yang dinaiki WNI itu karam di perairan Sabak Bernam, Selangor, Malaysia pada kedudukan 9 mil laut barat daya, Tanjung Sauh pada Kamis (3/9).
Kapal itu dilaporkan dinaiki sekitar 100 orang pendatang ilegal asal Indonesia yang diduga berangkat dari Kuala Sungai Bernam menuju Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara.
(ita/ita)










































