Hal itu dinyatakan penjaga pantai seperti dilansir AFP, Minggu (6/9/2015). Perahu Dolphine berbobot 9,77 ton itu hilang di dekat pulau Chuja Sabtu malam. Reruntuhannya ditemukan di sebuah pulau terdekat pada Minggu pagi.
Penjaga pantai mengatakan, 3 orang berhasil diselamatkan dan ada 10 mayat ditemukan. Dia menambahkan, tidak jelas data berapa banyak orang yang ada di dalam kapal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menambahkan, salah satu dari 3 korban selamat itu juga tidak ada dalam daftar nama penumpang.
Hingga kini, upaya pencarian oleh tim SAR masih dilakukan. Pencarian melibatkan puluhan kapal dan tim penyelam.
Salah seorang korban selamat mengatakan, perahu itu terbalik dalam sekejap. Akhirnya banyak penumpang di kapal itu tersapu oleh terjangan gelombang yang kuat.
"Saya tengah tertidur ketika mesin boat itu mati dan kapten kapal memberitahukan kami untuk keluar dari boat dan air mulai masuk ke dalam boat," kata Park (38) kepada kantor berita Yonhap.
Park mengatakan, dia dan korban selamat lainnya naik di atas perahu yang terbalik. Mereka bertahan lebih dari 10 jam terapung-apung sebelum akhirnya diselamatkan.
Korban selamat lainnya mengatakan, banyak penumpang tidak memakai rompi keselamatan ketika kecelakaan itu terjadi. (hri/nrl)











































