PM Cameron menuai kecaman dan kritikan karena dianggap kurang solidaritas melihat aliran ribuan imigran dan pengungsi asal Timur Tengah dan Afrika yang berniat mencari kehidupan lebih baik di kawasan Eropa.
"Merujuk pada besarnya skala krisis dan penderitaan mereka, hari ini saya mengumumkan bahwa kami akan melakukan lebih banyak hal demi memberikan tempat tinggal bagi ribuan pengungsi Suriah," tutur PM Cameron saat berkunjung ke Lisbon, Portugal, seperti dilansir Reuters, Jumat (4/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan menerima ribuan lagi (pengungsi Suriah) sesuai dengan skema yang sudah ada dan kami akan mengkajinya," imbuh PM Cameron, sembari menyebut pemerintahannya akan membahas pendekatan terbaik dengan organisasi kemanusiaan dan mengumumkannya secara rinci pekan depan.
"Kami akan melanjutkan pendekatan kami dengan menjemput mereka secara langsung dari kamp pengungsi. Ini akan memberikan mereka rute ke Inggris secara langsung dan lebih aman, daripada mempertaruhkan nyawa dalam perjalanan berbahaya yang secara tragis merenggut banyak nyawa," jelasnya.
Pernyataan ini bertolak belakang dengan sikap PM Cameron pada Rabu (2/9) dan Kamis (3/9) yang menyatakan Inggris sudah melakukan banyak hal bagi para imigran dan pengungsi kemanusiaan. PM Cameron tidak menyebut secara jelas jumlah imigran yang akan diterima Inggris kali ini. Namun Badan Pengungsi PBB (UNHCR) menyebut Inggris sepakat menampung sekitar 4 ribu pengungsi Suriah. (nvc/ita)











































