Seperti dilansir media setempat, Bangkok Post, Jumat (4/9/2015), pria yang ditangkap ini diidentifikasi sebagai Kamarudeng Saho (38) yang berasal dari desa Moo 5, distrik Sungai Kolok. Pria ini ditangkap oleh otoritas keamanan Thailand di rumahnya, sejak Selasa (1/9).
Setelah menjalani serangkaian interogasi, Kamarudeng akhirnya ditahan dan kemudian diterbangkan ke Bangkok dengan helikopter, untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Kini, Kamarudeng dilaporkan ditahan di markas 11th Army Circle.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penahanan ini dilakukan, lanjut Prawut, setelah penyidik menemukan fakta bahwa Kamarudeng sempat berkomunikasi dengan tersangka wanita Wanna Suansan melalui telepon. Namun tidak disebutkan lebih lanjut kapan komunikasi itu dilakukan dan apa yang dibahas keduanya.
Wanna sendiri yang telah menyangkal tak terlibat bom Bangkok, masih belum diketahui keberadaannya. Kepada polisi, Wanna mengaku dirinya tinggal di Turki, sejak 3 bulan terakhir bersama suaminya. Suami Wanna, Emrah Davutoglu yang diyakini warga Turki juga masuk daftar tersangka bom Bangkok.
Selain Wanna dan suaminya, otoritas Thailand masih memburu enam tersangka lainnya, yang semuanya disebut warga negara asing. Sedangkan tua tersangka bom Bangkok lainnya telah ditangkap terlebih dahulu oleh polisi Thailand. (nvc/ita)











































