Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Irak, Brigadir Jenderal Saad Maan mengatakan kepada Reuters, Rabu (2/9/2015), para pekerja Turki itu diculik di distrik Habibiya yang mayoritas penduduknya Syiah. Insiden ini terjadi pada Rabu sekitar pukul 05.00 waktu setempat.
Sejauh ini belum ada pihak ataupun kelompok yang mengklaim penculikan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua sumber kepolisian mengatakan, para pria bersenjata yang mengenakan seragam militer, datang dengan menggunakan beberapa kendaraan secara beriringan. Saat kejadian penculikan ini, para pekerja tengah mengerjakan proyek pembangunan sebuah lapangan olahraga kecil.
Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Turki Numan Kurtulmus mengatakan, otoritas Turki tengah melakukan kontak dengan otoritas Irak guna menyelidiki penculikan ini.
(ita/ita)











































