"Saya sekarang siap pergi ke Ramallah ataupun lokasi lainnya untuk bertemu dan menggelar perundingan langsung," ucap PM Netanyahu kepada anggota Women Wage Peace, seperti dilansir AFP, Rabu (2/9/2015).
"Saya tidak punya syarat apapun untuk perundingan itu," imbuhnya, seperti disampaikan oleh kantor PM Israel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Women Wage Peace merupakan kelompok wanita-wanita Israel yang menyerukan perdamaian dan solusi diplomatik bagi konflik Israel-Palestina. Anggota kelompok ini melakukan puasa secara bergiliran selama 50 hari. Waktu 50 hari ini sama dengan masa berlangsungnya konflik Israel dengan Hamas pada pertengahan tahun 2014 lalu. Konflik tersebut menewaskan 2.251 warga Palestina, termasuk lebih dari 500 anak-anak dan sebanyak 73 orang tewas dari pihak Israel, termasuk 67 tentara.
"Jika Anda berniat untuk bertemu Abu Mazen, beritahu dia bahwa saya siap untuk bertemu, jika dia siap," tutur Netanyahu, menggunakan nama panggilan Presiden Abbas.
Perundingan damai antara Israel dan Palestina, yang didukung Amerika Serikat, terhenti pada April 2014 lalu. (nvc/ita)











































