Mantan Bos CIA: AS Bisa Ajak Militan Terkait Al-Qaeda Perangi ISIS

Mantan Bos CIA: AS Bisa Ajak Militan Terkait Al-Qaeda Perangi ISIS

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 02 Sep 2015 12:20 WIB
Mantan Bos CIA: AS Bisa Ajak Militan Terkait Al-Qaeda Perangi ISIS
Foto: Washingtonpost.com
Washington, - Sepak terjang kelompok radikal ISIS kian tak terbendung. Pemerintah Amerika Serikat disarankan untuk mempertimbangkan bekerja sama dengan sejumlah anggota kelompok yang berafiliasi dengan Al-Qaeda, guna memerangi kelompok ISIS di Suriah.

Hal tersebut disampaikan mantan kepala badan intelijen AS, CIA jenderal purnawirawan David Petraeus kepada media CNN, Rabu (2/9/2015).

Dalam statemen ke CNN, Petraeus mengatakan, sejumlah anggota kelompok Al-Nusra Front yang terkait Al-Qaeda, mungkin bisa dibujuk untuk bergabung dalam koalisi memerangi ISIS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita mesti mencoba memanfaatkan atau mengkooptasi Nusra, sebuah afiliasi Al-Qaeda di Suriah, sebagai organisasi melawan ISIL," kata Petraeus kepada CNN. ISIL merupakan nama lain ISIS.

"Beberapa pejuang dan mungkin sejumlah elemen dalam Nusra saat ini tak diragukan lagi bergabung demi tujuan oportunistis ketimbang ideologis: mereka menganggap Nusra sebagai kuda tangguh, dan mereka tidak melihat alternatif yang kredibel karena oposisi moderat belum cukup sumber," tutur pria berumur 62 tahun itu.

Karena itu, mantan bos CIA tersebut mengusulkan agar AS merangkul para anggota Nusra yang membelot dan menyekutukannya dengan kaum oposisi moderat dalam memerangi ISIS dan rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Menurut Petraeus, menggunakan para pejuang Nusra akan memberikan dua keuntungan, yakni kelompok oposisi dukungan AS mendapatkan patron yang kuat, dan makin intensifnya tekanan terhadap semua kelompok ekstremis.

(ita/ita)


Berita Terkait