"Dia cukup kooperatif. Dia memberi kami beberapa informasi," ujar Juru Bicara kepolisian setempat Letjen Prawut Thavornsiri, seperti dilansir CNN, Senin (31/8/2015).
Menurut Prawut, Karadag bukanlah pria berkaos kuning dan mengenakan kacamata berbingkai hitam yang diidentifikasi melalui video di hari kejadian. Meski bukan pelaku utama, Karadag diduga masih memiliki peran dalam aksi pengeboman tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prawut mengatakan, awalnya polisi menyangka Karadag adalah warga Turki. Hanya saja polisi menemukan dua paspor Turki palsu di kediaman Karadag.
"Kami juga menemukan banyak paspor palsu kosong, dan berbagai jenis bukti lain," terang Prawut. Karadag diketahui tinggal di sebuah apartemen di pinggiran Kota Nong Jok. (rna/ahy)










































