Pada Sabtu (29/8) kemarin, aksi unjuk rasa juga dilakukan di Kuching, Serawak. Mereka menggelar aksi selama kurang lebih 32 jam, mirip seperti dalam aksi demo besar-besaran di Kuala Lumpur.
Namun saat demo di Kuala Lumpur berlanjut sampai Minggu (30/8) hari ini, tidak begitu halnya dengan di Kuching. Unjuk rasa di Kuching dibatalkan sebelum sempat dimulai.
Aksi yang sedianya akan digelar di lapangan rugby Song Kheng Hai dibatalkan oleh pihak penyelenggara. Menurut Ketua Penyelenggara Nicholas Mujah, banyaknya anak-anak yang dilibatkan dalam aksi demonstrasi pada Sabtu kemarin, membuat terjadinya pelanggaran kesepakatan dengan pihak kepolisian.
"Alasan lainnya, sound sistem yang kami gunakan diambil kembali oleh perusahaan pemilik," ujar Mujah seperti dilansir The Malay Mail Online.
Sebelum keputusan pembatalan ini, 100 orang sudah berkumpul di lapangan Song Kheng Hai. Massa pun akhirnya balik kanan karena tidak diperbolehkan menggelar aksi.
Karen Shepherd, perwakilan dari Bersih meminta maaf kepada 100 pengunjuk rasa yang hadir dan terpaksa harus balik kanan. "Kami meminta maaf secara terbuka dengan kondisi ini. Saya harap Anda sekalian tidak kecewa," ujar Shepherd.
(fdn/faj)











































