"Parker dan Ward menderita luka tembak di kepala," ujar Kepala pemeriksa medis Roanoke seperti dilansir CNN, Sabtu (29/8/2015).
Dari hasil pemeriksaan, diketahui Parker juga ditembak di bagian dada dan Ward di bagian torso atau batang tubuh. Belum ada keterangan lanjutan mengenai detil pemeriksaan medis lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
WDBJ mengirim kru berita untuk pertandingan sepakbola SMA. Sebelum acara dimulai, para penonton terlihat mengheningkan cipta untuk Parker dan Ward. Masyarakat Roanoke bersatu, dan itu terlihat saat pertandigan pembuka musim antara klub Northside High dengan Pulaski County tersebut.
Bahkan untuk menghormatinya, angka '7' yang merupakan nomor chanel WDBJ, diukir di lapangan sepakbola. Saat siaran langsung, 2 wartawan WDBJ melakukannya dengan cepat. Mereka pun dijaga oleh 2 orang polisi dari jarak dekat. Tampak kegembiraan kru karena acara berjalan lancar tanpa lagi ada insiden.
Penembakan Parker dan Ward direkam langsung oleh sang pelaku, Flanagan, dan videonya beredar luas. Flanagan yang pernah bekerja sebagai reporter di stasiun TV WDBJ mengaku dendam dalam pernyataan tertulisnya sebelum akhirnya tewas bunuh diri.
Peristiwa terjadi saat siaran langsung dengan lokasi di tepi danau di luar Roanoke, Bedford Country dengan narasumber Direktur Eksekutif Kamar Dagang Wilayah Smith Mountain Lake, Vicki Gardner, yang juga menjadi korban penembakan. Kondisinya dilaporkan masih kritis.
Dalam rilis kantor Sheriff setempat, Jumat (28/8), diketahui Flanagan menekan pelatuk pistol Glock-nya sebanyak 17 kali saat dalam insiden penembakan tersebut. Penyidik juga menemukan 2 pistol, termasuk Glock, dari mobil yang disewa Flanagan. Ia diduga bekerja sendirian karena tidak ada bukti yang menunjukkan tujuannya setelah penembakan. (elz/tor)











































