Vester Lee Flanagan (41) alias Bryce Williams akhirnya tewas setelah mobilnya berhasil dikejar polisi. Namun dokumen penggeledahan yang didapatkan CNN, Jumat (28/8/2014), menunjukkan seberapa jauh Flanagan ingin menghindari pengejaran polisi, setelah dia menembak mati dua jurnalis WDBJ7, Alison parker (24) dan Adam Ward (27).
Beberapa petunjuk ditemukan di dalam mobil sewaan jenis Chevrolet Sonic yang digunakan Flanagan untuk melarikan diri. Di dalam mobil tersebut, polisi menemukan wig atau rambut palsu, topi warna hitam, syal, kaca mata hitam dan daftar hal-hal yang akan dilakukannya. Polisi juga menemukan tiga nomor pelat mobil di dalam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun Flanagan merencanakan aksinya dengan hati-hati, tapi tetap saja ada kesalahan kecil yang membuatnya terdeteksi polisi. Pesan singkat yang dikirim Flanagan saat dalam pelarian, kepada salah satu temannya, yang membuat polisi mendeteksi lokasinya.
"Melalui serangkaian penyelidikan, penyidik mengidentifikasi Vester Lee Flanagan II sebagai tersangka yang diburu, berdasarkan sebuah pesan singkat kepada seorang temannya yang menyebutnya telah melakukan sesuatu yang bodoh," demikian seperti disebutkan dokumen polisi.
Dari pesan singkat itu, polisi berhasil menemukan nomor telepon genggam Flanagan dan kemudian melacak keberadaannya.
Kepolisian negara bagian Virginia melihat mobil sewaan yang digunakan Flanagan melintasi jalanan Interstate 66. Ketika diminta menghentikan mobilnya oleh polisi, Flanagan menolak berhenti dan malah memacu kecepatannya, hingga berujung pengejaran polisi. Mobil Flanagan akhirnya menabrak pembatas. Namun ketika polisi mendekatinya, Flanagan telah menembak dirinya sendiri. Flanagan akhirnya tewas di rumah sakit. (nvc/mnb)











































