Flanagan sempat mengirim faks sebanyak 23 halaman ke kantor berita ABC News membagi cerita yang sedikit banyak menjadi motif di menembak. Salah satu alasan yang dia kemukakan yaitu sakit hati dikatai 'monyet' oleh salah seorang produser di stasiun televisi Tallahassee, WTWC pada tahun 2000.
Flanagan pun menggugat perusahaan televisi yang berpusat di Florida itu di pengadilan federal. Dia menuduh tempatnya bekerja itu telah mendiskriminasinya karena berkulit hitam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, motif lain yang memicunya adalah aksi penembakan massal gereja berkulit hitam di Cherleston, Carolina Selatan pada 17 Juni lalu. Dalam kejadian kala itu, 9 orang tewas akibat amukan pria berkulit putih.
Kejadian lainnya adalah penembakan di SMA Colorado Columbine tahun 1999 lalu dan Virginia Tech University pada tahun 2007. Diduga pria lulusan San Francisco University tahun 1995 tersebut juga mengalami diskriminasi rasial, pelecehan seksual dan kekerasan (bullying) di tempat bekerja.
Mengenai apa alasan Flanagan menembak dua jurnalis yang tengah siaran langsung, Alison dan Ward, Presiden dan General Manager WDBJ7 Jeff Marks mengaku tidak tahu. Hal ini disampaikan Marks saat diwawancara CNN.
"Kenapa mereka (Parker dan Ward) yang menjadi target, bukan saya atau orang lain di manajemen? Saya tak bisa katakan betapa mereka berdua disayangi (oleh stasiun televisi kami)," kata Marks.
Sekadar diketahui juga, Flanagan sempat bekerja di stasiun televisi WDBJ7 namun dipecat sekitar 2 tahun yang lalu. Tidak disebutkan dengan jelas apa alasan dibaliknya ke publik. Setelah tidak lagi bekerja di sana, pihak kepolisian meyakini Flanangan masih tinggal di wilayah tersebut. (aws/mpr)











































