"Seorang gadis muda datang sekitar pukul 07.00 dan ingin masuk ke stasiun bus. Dia dilarang masuk karena dia menolak diperiksa oleh petugas keamanan di pintu masuk," ujar saksi mata bernama Sani Dankamasho kepada kantor berita AFP, Selasa (25/8/2015).
Saat ini belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas aksi bom bunuh diri itu. Namun kelompok radikal Boko Haram dalam beberapa bulan ini, kerap menggunakan wanita muda untuk melakukan aksi bom bunuh diri di wilayah Nigeria timur laut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada bom bunuh diri di Damaturu pagi tadi yang menewaskan lima orang, dengan lebih dari 20 korban lainnya luka-luka," tuturnya.
"Para korban tewas telah dievakuasi ke kamar mayat sementara korban luka-luka saat ini ditangani oleh para pekerja medis," imbuhnya.
Juru bicara kepolisian Toyin Gbadegesin menyebut, pengebom bunuh diri tersebut diperkirakan berumur 14 tahun. Dia pun mengkonfirmasi enam orang tewas termasuk gadis remaja pengebom bunuh diri tersebut.
Boko Haram telah meningkatkan serangan-serangan di tiga negara bagian di wilayah Nigeria timur laut sejak Presiden Muhammadu Buhari dilantik pada 29 Mei lalu. Selain di Nigeria, aksi bom bunuh diri Boko Haram, yang kebanyakan dilakukan wanita, juga terjadi di negara-negara tetangga Nigeria, Kamerun dan Chad. (ita/ita)











































