Menurut warga setempat, pemberontak Houthi gencar melancarkan serangan roket ke kota Taiz, kota terbesar ketiga di Yaman. Koalisi Arab Saudi juga membombardir basis-basis militer dan posisi Houthi di kota tersebut, namun belum ada laporan mengenai korban dalam serangan udara Saudi.
Pertempuran antara Houthi dan sekutunya, tentara pendukung mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh dengan pasukan pendukung Presiden Yaman Abdrabbu Mansour Hadi terus terjadi di Taiz sejak April lalu. Namun belakangan pertempuran meningkat seiring upaya kedua pihak untuk menguasai kota tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Taiz sedang dihancurkan," imbuhnya seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (24/8/2015).
Konflik Yaman memanas setelah kelompok pemberontak Syiah Houthi menguasai ibukota Sanaa sejak September 2014 lalu. Negara-negara Arab mengintervensi konflik tersebut pada Maret lalu dengan melancarkan serangan udara terhadap Houthi.
Saat ini badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terus berupaya untuk memediasi adanya kompromi politik guna mengakhiri perang sipil di Yaman. Sejauh ini, konflik Yaman telah menewaskan lebih dari 4.300 orang. (ita/ita)










































