Namun ada 9 orang yang terluka dan dibawa ke rumah sakit. Demikian dilansir Reuters, Minggu (23/8/2015).
Ledakan itu kemudian memicu kebakaran yang terjadi sekitar pukul 08.50 PM waktu setempat di daerah Huantai di Provinsi Shandong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pabrik itu menghasilkan adiponitril, cairan berwarna yang melepaskan gas beracun ketika bereaksi dengan api. Demikian dilaporkan The People's Daily yang mengutip Beijing Times.
Tujuh pemadam kebakaran yang terdiri dari total 150 petugas pemadam kebakaran dan 20 mobil pemadam kebakaran dikirim ke tempat kejadian. Para petugas yang terlatih untuk menangani kebakaran yang melibatkan bahan kimia sedang menuju ke lokasi.
Jendela-jendela di desa sekitar hancur. Bahkan ledakan itu menyebakan guncangan yang terasa sampai lokasi yang berjarak sekitar 2 kilometer dari lokasi ledakan.
Ledakan di China timur itu terjadi setelah dua ledakan besar menghancurkan sebuah gudang penyimpanan bahan kimia berbahaya di Tianjin, pelabuhan terbesar kesepuluh di dunia, pada 12 Agustus lalu dan menewaskan sedikitnya 121 orang. (dhn/dhn)











































