Kantor berita resmi China, Xinhua, seperti dilansir Reuters, Jumat (21/8/2015), menyebut tim pemadam kebakaran bergegas ke lokasi kebakaran. Sedikitnya ada empat titik api baru yang muncul di dekat lokasi dua ledakan dahsyat, yang menghancurkan kawasan industri Tianjin pada 12 Agustus lalu.
Disebutkan Xinhua, satu titik api muncul di salah satu area yang digunakan untuk menyimpan mobil impor. Sedangkan tiga titik api lainnya muncul di dekat pusat ledakan. Tidak dijelaskan lebih lanjut penyebab munculnya kebakaran baru ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Otoritas China telah memastikan adanya temuan lebih dari 700 ton bahan kimia sodium sianida yang disimpan di pergudangan Tianjin yang meledak pekan lalu. Temuan ini memicu aksi pembersihan besar-besaran di area bekas ledakan. Zona evakuasi ditetapkan hingga radius 3 kilometer dari pusat ledakan.
Sementara itu, otoritas China juga melakukan inspeksi secara nasional terhadap setiap fasilitas yang menyimpan dan menangani bahan kimia dan peledak berbahaya. Lebih dari 100 perusahaan kimia di tujuh provinsi diminta untuk menangguhkan operasionalnya atau berhenti beroperasi karena dianggap melanggar aturan keselamatan.
Korban tewas akibat ledakan Tianjin, seperti dilaporkan Xinhua, sejauh ini telah bertambah menjadi 116 orang. Sekitar 60 orang lainnya dinyatakan masih hilang. Lebih dari 700 orang mengalami luka-luka, sedangkan ribuan warga setempat terpaksa dievakuasi karena dikhawatirkan terpapar bahan kimia bekas ledakan. (nvc/ita)











































