Serangan Udara Israel ke Wilayah Suriah Tewaskan 5 Warga Sipil

Serangan Udara Israel ke Wilayah Suriah Tewaskan 5 Warga Sipil

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 21 Agu 2015 16:43 WIB
Serangan Udara Israel ke Wilayah Suriah Tewaskan 5 Warga Sipil
Ilustrasi (REUTERS/Baz Ratner)
Yerusalem - Serangan roket diluncurkan dari wilayah Suriah dan jatuh di wilayah Israel dekat perbatasan. Israel pun melakukan serangan balasan ke wilayah Suriah dan dilaporkan menewaskan 5 warga sipil.

Otoritas Israel meyakini serangan roket itu diluncurkan dari wilayah Golan Heights yang dikuasai Suriah. Israel juga meyakini militan Palestina yang didukung oleh Iran, Jihad Islam mendalangi serangan roket. Demikian seperti dilansir Reuters, Jumat (21/8/2015).

Dalam pernyataannya, Israel menyebut dua serangan roket jatuh ke sebuah desa di wilayah Galilee, dekat perbatasan Libanon pada Kamis (20/8) waktu setempat. Tidak ada korban luka akibat serangan roket ini, namun warga setempat harus dievakuasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Militer Israel menyatakan, pihaknya telah membalas dengan melancarkan serangan udara dan serangan artileri sebanyak 5-6 kali ke wilayah Golan Heights yang dikuasai Suriah itu. Sedangkan televisi nasional Suriah melaporkan, jet tempur Israel menyerang pangkalan militer di wilayah Quneitra pada Kamis (20/8) malam, dekat wilayah Golan yang dikuasai Israel.

Seorang sumber militer Suriah awalnya menyebut serangan udara Israel ini mengenai pos militer Suriah dan menewaskan satu tentara. Namun pada Jumat (21/8), sumber militer Suriah yang dikutip televisi nasional menyebut serangan udara Israel lainnya mengenai sebuah mobil milik warga di wilayahnya, dan menewaskan 5 warga sipil.

Sementara, seorang pejabat pertahanan Israel menuturkan serangannya ke wilayah Golan Heights diyakini telah menewaskan sedikitnya empat militan Palestina yang bertanggung jawab atas serangan roket pada Kamis (20/8).

"Kami yakin sedikitnya empat dari mereka (militan Jihad Islam) tewas," sebut pejabat yang enggan disebut namanya. (nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini