Kepala Kepolisian Malaysia Khalid Abu Bakar mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (21/8/2015), ke-10 warga Malaysia itu diduga "berencana mendapatkan senjata untuk melancarkan serangan di negara tersebut dan mengatur logistik untuk warga Malaysia guna bergabung ISIS di Suriah".
Khalid tidak menjelaskan lebih rinci mengenai plot serangan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di antara mereka termasuk seorang guru Taman Kanak-Kanak (TK), seorang bekas desainer interior dan dua pegawai negeri sipil. Sisanya, enam orang lainnya merupakan anggota pasukan keamanan negara.
Otoritas Malaysia menyatakan, puluhan warga Malaysia telah pergi ke Suriah untuk ikut bergabung dengan kelompok ISIS. Dalam setahun terakhir, kepolisian Malaysia telah menangkap beberapa tersangka yang disebut sebagai para simpatisan ISIS yang merencanakan serangan-serangan. (ita/ita)











































