Pihak berwenang Meksiko menyelamatkan 54 anak di bawah umur dari sebuah peternakan. Anak-anak yang masih di bawah umur ini dipaksa bekerja berjam-jam dalam kondisi melelahkan di lokasi itu.
Hal itu dilansir AFP, Jumat (21/8/2015). Setelah diselamatkan, para anak di bawah umur ini dikirim ke tempat penampungan yang dikelola pemerintah.
Pemerintah setempat mengatakan, polisi juga menahan 3 orang yang dituduh mengeksploitasi ke-54 anak di bawah umur ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para anak di bawah umur ini diketahui dipaksa bekerja dari Senin hingga Sabtu dengan upah 100 Peso atau USD 6 atau sekitar Rp 82.000. Kesaksian salah satu korban, istirahat atau libur hanya diberikan setengah hari pada hari Minggu.
Para anak ini hanya diberi makan dua kali sehari, masing-masing pada siang hari dan sore hari. Mereka juga dipaksa tidur di tanah setiap harinya.
Para anak di bawah umur ini direkrut melalui iklan. Mereka kemudian di bawa ke kota industri Ramos Arizpe, sekitar 280 kilometer dari perbatasan AS.
Ada lebih dari dua juta pekerja pertanian di Meksiko, yang memiliki populasi 118 juta. Banyak dari mereka hidup dalam kondisi semi-perbudakan, tanpa kontrak atau tunjangan jaminan sosial. Banyak yang dipaksa bekerja dalam kondisi yang keras, hingga 10 jam sehari, dan hanya menerima USD 4,00 hingga USD 7,00 per hari. (hri/spt)











































