Penembakan Remaja Kulit Hitam Kembali Picu Kerusuhan di Missouri

Penembakan Remaja Kulit Hitam Kembali Picu Kerusuhan di Missouri

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 20 Agu 2015 16:12 WIB
Penembakan Remaja Kulit Hitam Kembali Picu Kerusuhan di Missouri
Petugas memadamkan api yang membakar rumah kosong (REUTERS/Lawrence Bryant)
Missouri - Kerusuhan sempat terjadi lagi di wilayah St Louis, Missouri, Amerika Serikat usai polisi menembak mati seorang remaja kulit hitam setempat. Massa yang marah melempari polisi dengan batu dan botol kaca. Sedikitnya 9 orang ditahan terkait kerusuhan ini.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (20/8/2015), kerusuhan pecah pada Rabu (19/8) malam setelah polisi St Louis menembak mati remaja kulit hitam yang diklaim menodongkan senjata ke arah polisi. Insiden ini terjadi ketika polisi tengah menggeledah rumah warga terkait aksi kekerasan bersenjata.

Disampaikan Kepala Kepolisian St Louis, Sam Dotson, bahwa dua remaja kulit hitam berusaha melarikan melalui pintu belakang, kemudian polisi menghadang keduanya. Saat itulah, lanjut Dotson, salah satu remaja menodongkan senjata ke arah polisi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Dotson, polisi melepas empat kali tembakan ke arah remaja itu hingga menewaskannya. Polisi mengidentifikasi remaja yang tewas sebagai Mansur Ball-Bey (18), sedangkan satu remaja lainnya berhasil melarikan diri.

"Polisi mencari senjata (ilegal), mencari pelaku kekerasan, mencari orang-orang yang melakukan kriminal di lingkungan ini," sebut Dotson soal motif polisi menggeledah rumah tersebut.

Beberapa saat usai penembakan fatal itu, massa berkumpul di salah satu perempatan jalan untuk berunjuk rasa dan semakin bertambah banyak pada Rabu (19/8) malam. Beberapa demonstran melemparkan batu dan botol gelas ke arah polisi, yang menggunakan tameng.

Akhirnya gas air mata terpaksa ditembakkan untuk membubarkan massa. Namun massa malah membakar sebuah mobil dan beberapa toko setempat dijarah. Satu rumah kosong juga dilaporkan dibakar massa.

Kepolisian setempat akhirnya menahan 9 orang terkait kerusuhan ini. Mereka yang ditahan dijerat dakwaan menghambat lalu lintas dan melakukan perlawanan saat akan ditangkap. (nvc/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads